Berita Desa Terkini
Tingkatkan Kapasitas Pengurus Baru BUMDesa Langgeng Lestari, Pemdes Temon Gelar Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa
Temon, 3 November 2026 – Guna memaksimalkan potensi ekonomi dan tata kelola kelembagaan, jajaran pengurus baru BUMDesa Langgeng Lestari mengikuti kegiatan "Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDesa" pada Selasa (3/11/2026). Bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Temon, kegiatan ini dihadiri secara penuh oleh seluruh anggota pengurus baru BUMDesa.
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini dibuka secara resmi oleh Agus Salim, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan, yang hadir mewakili Kepala Desa Temon.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, pelaksana kegiatan menghadirkan narasumber berkompeten, yakni Rohmad Zainul Abidin. Ia merupakan seorang pegiat desa asal Ngawi, Jawa Timur, yang memiliki jam terbang tinggi dalam pendampingan desa dan saat ini bertugas sebagai Pendamping Desa (PD) di wilayah Kecamatan Arjosari.Dalam sesi pemaparan, Rohmad mengawali materinya dengan pengenalan fundamental BUMDesa berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021. Materi kemudian dilanjutkan pada tema inti, yaitu "Alur Kegiatan Perencanaan dan Pengadaan Barang/Jasa BUMDesa".
Rohmad menjabarkan landasan hukum pengadaan barang dan jasa di desa yang mengacu pada Perpres No. 46 Tahun 2025, Peraturan LKPP No. 12 Tahun 2019, serta regulasi pembanding terkait tata cara pengadaan di desa. Ia menyoroti adanya aturan pengecualian pengadaan, di mana pengadaan yang dilakukan oleh BUMDesa memiliki fleksibilitas untuk dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan tersendiri dan praktik bisnis yang sudah mapan.
Lebih lanjut, narasumber juga memaparkan panduan dari Kepmendesa No. 3 Tahun 2025 terkait akuntabilitas belanja desa, di mana minimal 20% pelaksanaan program harus berorientasi pada Ketahanan dan Swasembada Pangan.
Agar BUMDesa dapat berjalan profesional, Rohmad menekankan 7 Prinsip Utama Pengadaan, yaitu:
- Efisien: Meminimalkan dana dan daya untuk hasil yang maksimal.
- Efektif: Sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya.
- Transparan: Informasi pengadaan harus jelas dan diketahui luas.
- Terbuka: Dapat diikuti oleh semua penyedia yang memenuhi kriteria.
- Bersaing: Menciptakan persaingan sehat antar penyedia yang setara.
- Adil: Perlakuan yang sama tanpa menguntungkan pihak tertentu.
- Akuntabel: Sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, dijelaskan pula teknis persiapan pengadaan, mulai dari penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) berdasarkan survei pasar/RAB, hingga penentuan Spesifikasi Teknis yang harus rinci tanpa menyebutkan merek. Pada tahap pelaksanaan, penyedia diwajibkan menyertakan Surat Pernyataan Kebenaran Usaha.
Terkait mekanisme pembayaran, proses pencairan dana hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% atau sesuai kesepakatan, serta dibuktikan dengan Berita Acara (BA) Pemeriksaan dan BA Serah Terima Barang/Jasa. Sekretaris BUMDesa juga diwajibkan untuk mengarsipkan seluruh dokumen terkait pengadaan secara tertib.
Materi yang padat dan informatif ini disambut antusias oleh para peserta. Usai pemaparan, sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif di mana pengurus secara aktif menyampaikan pendapat, saling sharing pengalaman, dan melontarkan pertanyaan secara komunikatif.
Di penghujung acara, Kepala Desa Temon turut hadir di tengah-tengah peserta untuk memberikan pesan motivasi dan arahan penutup.
"Kepada seluruh pengurus BUMDesa Langgeng Lestari yang baru, mari kita saling bahu-membahu dan bekerja sama dengan solid. Jadikan BUMDesa ini sebagai wadah penggerak ekonomi untuk membangun Desa Temon menjadi lebih baik dan sejahtera ke depannya," pesan Kepala Desa menutup acara.
Kedepankan Transparansi, 4 Bakal Calon Perangkat Desa Temon Lulus Uji Kompetensi Komputer
Temon, 2 November 2026 – Tahapan penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Temon Tahun 2026 terus bergulir. Pada hari ini, Senin (2/11/2026), Panitia tingkat desa sukses menggelar tahapan krusial yakni Tes Uji Kompetensi Komputer bagi para Bakal Calon Perangkat Desa.
Bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Temon, pelaksanaan ujian dimulai tepat pada pukul 08.30 WIB. Uji kompetensi ini diselenggarakan khusus untuk menyaring kandidat terbaik yang akan mengisi kekosongan jabatan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha & Umum.
Sebanyak 9 (sembilan) peserta bersaing ketat dalam tahapan ini. Jumlah tersebut terdiri dari 4 peserta pelamar formasi Kasi Pelayanan dan 5 peserta dari formasi Kaur Tata Usaha & Umum. Guna menjamin netralitas, objektivitas, dan profesionalisme jalannya ujian, Panitia Desa sepenuhnya menyerahkan proses pengujian dan penilaian kepada tim penguji independen dari Pihak Ketiga.
Dalam pelaksanaannya, para peserta diberikan alokasi waktu selama 60 menit. Durasi tersebut digunakan untuk menyelesaikan tugas praktik pengoperasian perangkat lunak perkantoran yang esensial dalam administrasi desa, yakni Microsoft Word dan Microsoft Excel.
Satu hal yang patut diapresiasi dari pelaksanaan ujian tahun ini adalah tingginya komitmen panitia terhadap asas transparansi. Setelah waktu pengerjaan selama 60 menit berakhir, proses koreksi tidak dilakukan secara tertutup. Sebaliknya, setiap tugas yang telah dikerjakan oleh peserta dicek dan dikoreksi secara bersama-sama di lokasi.
Metode koreksi terbuka ini memungkinkan setiap peserta untuk melihat langsung letak kesalahan maupun ketepatan pengerjaan mereka, serta mengetahui perolehan nilai atau skor secara real-time.
Sesuai dengan ketentuan tata tertib yang telah disepakati, seorang peserta baru dinyatakan lulus Uji Kompetensi Komputer apabila berhasil mencapai passing grade atau nilai ambang batas minimal sebesar 50.
Berdasarkan hasil penilaian akhir, dari total 9 peserta yang mengikuti ujian, terdapat 4 peserta yang berhasil melampaui passing grade dan dinyatakan berhak melaju ke tahapan seleksi berikutnya. Keempat peserta yang lolos tersebut terbagi secara merata, yakni 2 peserta dari formasi Kasi Pelayanan dan 2 peserta dari formasi Kaur Tata Usaha & Umum.
Bagi masyarakat maupun peserta yang ingin melihat rincian perolehan nilai masing-masing kandidat (skor Word, skor Excel, total nilai, dan ranking), Panitia telah mengunggah rekapitulasi hasil lengkapnya secara digital.
Daftar nama dan hasil tes selengkapnya dapat diakses melalui tautan resmi berikut:
👉 Pengumuman Hasil Uji Kompetensi Komputer Perades Temon 2026
Panitia mengucapkan selamat kepada peserta yang berhasil melaju ke tahapan selanjutnya, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi serta sportivitas selama jalannya ujian.
...Sukses Jaring 9 Kandidat, Pendaftaran Perangkat Desa Temon 2026 Resmi Ditutup
Temon, 28 Oktober 2026 — Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Temon Tahun 2026 secara resmi telah menutup tahapan pengumuman dan pendaftaran bakal calon perangkat desa pada Rabu, 28 Oktober 2026. Antusiasme warga patut diapresiasi menyusul tingginya partisipasi untuk mengisi kekosongan formasi di lingkungan Pemerintah Desa Temon.
Seperti diketahui, pada tahun 2026 ini terjadi kekosongan pada dua jabatan strategis, yakni Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha & Umum. Guna mengisi kekosongan tersebut, panitia telah menggelar tahapan pengumuman sekaligus pendaftaran yang berlangsung sejak tanggal 9 hingga 28 Oktober 2026.
Kerja keras panitia dalam melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terbukti tidak sia-sia. Hingga batas waktu akhir pendaftaran ditutup, kuota pendaftar telah terpenuhi dengan sangat baik. Seluruh pelamar telah menuntaskan tahapan pendaftaran secara tertib, mulai dari pengisian formulir secara online, pengunggahan berkas digital, hingga penyampaian dokumen kelengkapan fisik secara langsung kepada sekretariat panitia.
Secara keseluruhan, panitia telah menerima sebanyak 9 (sembilan) berkas pendaftaran, dengan rincian 4 pendaftar untuk posisi Kasi Pelayanan, dan 5 pendaftar untuk posisi Kaur Tata Usaha & Umum.
Rincian penetapan daftar nama by name by address para pendaftar telah disahkan melalui dokumen resmi Berita Acara Panitia Nomor: 02/BA-PANITIA/X/2026 tertanggal 28 Oktober 2026. Masyarakat dapat melihat rincian daftar nama pendaftar secara transparan melalui tautan resmi berikut:
👉
Setelah tahapan pendaftaran ditutup, tahapan krusial selanjutnya menanti para bakal calon. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Panitia akan melaksanakan tahapan Penelitian dan Pemeriksaan Kelengkapan Berkas Administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 29 hingga 30 Oktober 2026.
Bagi bakal calon yang nantinya dinyatakan lolos dan memenuhi syarat (MS) dalam seleksi administrasi, akan diundang untuk mengikuti tahapan uji kompetensi dasar, yakni Tes Kemampuan Mengoperasionalkan Komputer yang akan diselenggarakan pada tanggal 2 November 2026.
...
Bahas 5 Agenda Strategis, Pemdes dan BPD Desa Temon Sukses Gelar Musyawarah Desa Tahun 2026
Pemerintah Desa Temon bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) maraton yang membahas lima agenda penting bagi arah pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa. Kegiatan ini berlangsung bertempat di Balai Desa Temon mulai pukul 09.00 WIB.
Musdes dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota BPD, Kepala Desa beserta Perangkat Desa, Pengurus TP PKK, Ketua LPMD, Pengurus Karang Taruna, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Bidan Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Habib Abdulloh (Kasun Gunung Agung) selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh Ust. Basori (Kasun Krajan Lor).
Refleksi Dinamika Desa dan Pembukaan Musdes
Kepala Desa Temon dalam sambutannya menyampaikan potret kondisi geografis Desa Temon yang luas serta berbukit-bukit. Kades mengungkapkan bahwa tantangan pembangunan di kawasan pegunungan tanpa didukung Tanah Kas Desa (TKD) yang memadai memerlukan daya juang dan ikhtiar ekstra. Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya perhatian dan pemahaman bersama seluruh elemen masyarakat di tengah dinamika sosial yang kian kritis.
Acara resmi dibuka oleh Ketua BPD Desa Temon, Miserin, S.Pd., M.Si., yang sekaligus bertindak sebagai pimpinan rapat untuk memandu jalannya musyawarah lima agenda utama.
1. Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027
Sesi pertama diawali dengan inventarisasi ulang usulan masyarakat dari berbagai unsur yang dituangkan ke dalam lembar Daftar Usulan (DU). Di sela-sela pengisian DU, Pimpinan Rapat memberikan kesempatan kepada Pendamping Desa Kecamatan Arjosari yang baru, Rohmad Zainul Abidin, untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan paparan teknis.
Rohmad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musdes di Desa Temon. Dalam evaluasinya, beliau menguraikan pentingnya penyelarasan alur regulasi dan tahapan perencanaan. Beliau menjelaskan bahwa idealnya pencermatan RPJMDes serta evaluasi RKP tahun sebelumnya dilaksanakan pada bulan Juni, yang kemudian dilanjutkan Musrenbangdes penampungan DU. Hal ini bertujuan agar Tim Penyusun RKP memiliki waktu yang cukup hingga batas akhir penetapan tanggal 30 September. Rohmad berharap ke depan alur dan tahapan tersebut dapat ditepati sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Pembahasan Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2026
Agenda kedua membahas Perubahan APBDes TA 2026 yang diwarnai penyesuaian anggaran signifikan, khususnya untuk pendanaan pematangan lahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Guna menyukseskan salah satu Program Strategis Nasional tersebut, total kebutuhan anggaran penyiapan lahan KDKMP Desa Temon mencapai Rp 169.015.500. Mengingat perlunya penyesuaian proporsional pada kegiatan lain, penganggaran dilakukan secara bertahap (multi-years):
- TA 2026: Dialokasikan sebesar Rp 40.390.500
- TA 2027: Dialokasikan sisanya sebesar Rp 128.625.000
Setelah melalui pembahasan mendalam, draf Perubahan APBDes 2026 ini disetujui secara bulat oleh BPD dan seluruh peserta musyawarah.
3. Rembug Stunting
Pada sesi Rembug Stunting, peserta musyawarah mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya pembiasaan budaya hidup sehat di lingkungan keluarga. Ditekankan pula peran aktif orang tua dalam memberikan pendampingan pola makan bergizi, pemenuhan asupan nutrisi anak, serta pemberian teladan yang baik di dalam rumah tangga untuk mencegah dan menekan angka stunting di Desa Temon.
4. Pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa
Guna mengisi kekosongan jabatan Kepala Seksi (KASI) Pelayanan dan Kepala Urusan (KAUR) Tata Usaha & Umum, Musdes melakukan pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Temon Tahun 2026.
Setelah menghimpun berbagai usulan nama dari peserta, musyawarah menyepakati secara aklamasi susunan Panitia sebagai berikut:
- Ketua: Rizky Ariandhi Saputra
- Sekretaris: Wahyu Mutamam
- Anggota: Budi Siswoyo, Nurwahyudi, dan Khozin
📢 Informasi Pendaftaran Perangkat Desa
Seluruh informasi jadwal, syarat, tata tertib, dan pengunggahan berkas pendaftaran Perangkat Desa Temon 2026 dapat diakses secara resmi melalui portal desa:
Buka Halaman Pendaftaran Perangkat Desa →5. Tindak Lanjut Reorganisasi Pengurus BUMDesa "LANGGENG LESTARI"
Agenda terakhir memusyawarahkan keberlanjutan BUMDesa "Langgeng Lestari" yang sempat tertunda beberapa bulan akibat proses pemilihan kepengurusan. Melalui musyawarah mufakat secara aklamasi, ditetapkan susunan Kepengurusan BUMDesa Langgeng Lestari yang baru, yakni:
- Direktur BUMDesa: AGUNG SETIAWAN
- Sekretaris: NOVA ANDRIANTO
- Bendahara: TRI WAHYUNI
- Anggota: SUKEMI & UDIK RUSYANTO
*(Red/Pemdes Temon)*
Penyiapan Lahan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Desa Temon Resmi Dimulai
Temon, 24 Agustus 2026 — Tahapan awal penyiapan lahan untuk pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Temon resmi dimulai pada Senin, 24 Agustus 2026, sejak pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dilaksanakan pada 14 Agustus 2026, yang salah satu agenda utamanya adalah penetapan lokasi pembangunan Gedung KDMP Desa Temon.
Kegiatan penyiapan lahan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Temon, Jamiatin, S.Pd., bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat setempat.
Diawali Doa Bersama dan Ziarah kepada Leluhur
Sebelum pekerjaan fisik dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh setempat, kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Mbah Kartopawiro, yang dikenal oleh masyarakat sebagai pendiri balai desa pertama di Desa Temon.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari tahapan awal pembangunan. Bagi Pemerintah Desa Temon, doa bersama dan ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap para leluhur yang telah memberikan jasa bagi berdirinya kehidupan pemerintahan dan fasilitas umum di Desa Temon.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai bentuk ziyadah atau ikhtiar spiritual dengan memohon kepada Allah SWT agar seluruh proses pembangunan Gedung KDMP, sejak tahap persiapan hingga pembangunan selesai, dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Kepala Desa Temon, Jamiatin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas desa harus tetap memperhatikan nilai-nilai sejarah serta menghargai jasa para pendahulu.
“Pembangunan ini bukan hanya tentang membangun sebuah gedung baru, tetapi juga bagaimana kita tetap menghargai sejarah dan jasa para pendahulu Desa Temon. Karena itu, kita mengawali proses ini dengan doa dan ziarah, memohon kelancaran kepada Allah SWT sekaligus memberikan penghormatan kepada para leluhur,” ujar Jamiatin.
Menyelamatkan Material Lama yang Masih Layak Digunakan
Setelah rangkaian doa dan ziarah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tahap awal penyiapan lahan, yang dimulai dari pembersihan dan pengamanan material bangunan lama, khususnya pada bagian atap.
Salah satu perhatian utama dalam tahap ini adalah genteng-genteng lama yang kondisinya masih baik dan layak pakai. Material tersebut akan diamankan dan disimpan untuk kemudian dimanfaatkan kembali dalam pembangunan balai desa pengganti.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa Temon untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan aset dan material yang masih memiliki nilai guna.
Menurut cerita dan legenda yang berkembang di tengah masyarakat, material bangunan balai desa lama pada masa awal pembangunannya merupakan hasil bantuan dan hibah dari masyarakat Desa Temon untuk kepentingan bersama.
Atas dasar nilai sejarah tersebut, material yang masih dapat digunakan tidak serta-merta dianggap sebagai barang yang harus dibuang. Sebaliknya, material tersebut diupayakan untuk tetap dimanfaatkan kembali dalam pembangunan fasilitas umum desa.
Dengan demikian, keberadaan genteng dan material bangunan lainnya diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari kesinambungan semangat gotong royong masyarakat Desa Temon dari generasi ke generasi.
“Kalau masih ada material yang bagus dan masih bisa digunakan, tentu sangat sayang apabila dibuang. Apalagi menurut cerita masyarakat, material balai desa lama dahulu merupakan bantuan dan hibah dari warga. Maka semangatnya adalah bagaimana barang yang masih layak tersebut tetap digunakan kembali untuk fasilitas umum dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Jamiatin.
Tahapan Selanjutnya Dilaksanakan oleh Penyedia Jasa
Tahap penyiapan lahan yang dilakukan Pemerintah Desa Temon pada hari ini menjadi langkah awal sebelum memasuki tahapan pekerjaan pembangunan berikutnya.
Setelah proses pengamanan material, pembersihan, dan penyiapan area selesai, pekerjaan pada bagian bangunan lainnya, termasuk pembongkaran dan penanganan dinding serta tahapan konstruksi berikutnya, akan dilaksanakan oleh pihak ketiga selaku penyedia jasa yang ditunjuk sesuai ketentuan dan mekanisme pembangunan Gedung KDMP.
Pekerjaan pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari penyiapan lahan, pekerjaan konstruksi, hingga penyelesaian bangunan sesuai dengan rencana dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
Pemerintah Desa Temon berharap seluruh proses tersebut dapat berjalan dengan baik serta mendapatkan dukungan masyarakat. Selain menjadi bagian dari program pembangunan dan penguatan kelembagaan ekonomi desa, keberadaan Gedung Koperasi Desa Merah Putih diharapkan nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Temon.
Menjaga Sejarah, Membangun Masa Depan
Dimulainya penyiapan lahan Gedung KDMP Desa Temon pada hari ini menjadi momentum yang memiliki makna lebih dari sekadar dimulainya pekerjaan fisik.
Di satu sisi, Desa Temon sedang menyiapkan sebuah fasilitas baru yang diharapkan mampu mendukung kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat. Namun di sisi lain, proses tersebut tetap berusaha menjaga nilai sejarah, menghormati jasa para leluhur, serta mempertahankan semangat gotong royong yang telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Desa Temon.
Dari makam para pendahulu, doa dipanjatkan. Dari bangunan lama, material yang masih layak diselamatkan. Dan dari pembangunan gedung baru, harapan untuk masa depan Desa Temon mulai disiapkan.
Pemerintah Desa Temon berkomitmen agar pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih dapat terlaksana secara bertahap, tertib, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan tetap menjaga nilai sejarah serta semangat gotong royong yang menjadi bagian dari identitas Desa Temon.
#Temon_Media_Center
...












